Showing posts with label My Favourite Movie. Show all posts
Showing posts with label My Favourite Movie. Show all posts

Wednesday, January 20, 2010

Before Sunset.....

I have a new idol!!!!!Yup! Selain Christian Bale, ada satu aktor lagi yang filmnya wajib dicari. Ethan Hawke. Bukan nama yang asing memang. Nama ini sudah populer dari tahun 90 an. Hanya saja, selama ini belum tergerak untuk nonton film-filmnya. Satu-satunya film Ethan Hawke yang ku tonton hanya film tentang Andes, yang bercerita tentang penumpang pesawat yang terdampar di Andes dan harus berjuang di tengah udara dingin dan pegunungan yang membunuh. Menontonnya pun gara-gara udah keduluan baca bukunya, dan itu pun dipinjamkan oleh Butsy!

Tapi, gara-gara menonton Before Sunset, jadilah anak muda tergila-gila dengan Ethan Hawke sampai harus berebutan supaya jadi pengasuh anak-anak Ethan Hawk (gosipnya Ethan Hawke bercerai dengan Uma Thurman karena selingkuh dengan pengasuh anaknya hehehehe)
Terlepas dari akting memukau Ethan Hawke, film yang juga dibintangi penyanyi Perancis, Julie Delpy ini memang film yang cerdas. Selama durasi lebih kurang satu setengah jam, keduanya hanya mengobrol, dan yang penting obrolannya adalah obrolan cerdas. Letak romantisme film ini justru pada obrolannya dan gesture tubuh dari pemeran utamanya tanpa adegan mesra-mesraaan.
Obrolan panjang mereka justru menunjukkan betapa klop nya keduanya. Belum lagi permainan takdir yang membuat mereka baru bisa bertemu lagi setelah sembilan tahun sejak pertemuan pertama mereka.
Damn!!!!It's trully cool movie....

Ga sabar pengen nonton film pertamanya, Before Sunrise. Yup, sebelumnya Before Sunset yang diproduksi tahun 2005, sudah ada Before Sunrise yang diproduksi tahun 1994. Before sunrise bercerita tentang awal pertemuan Jesse (Hawke) dengan Celine (Delpy). Dalam waktu yang juga singkat, mereka berencana bertemu lagi di Vienna. Apa daya, takdir menentukan bahwa mereka baru bisa bertemu sembilan tahun kemudian setelah Jesse menikah dan punya anak, sementara Celine juga sudah punya pacar. Pengennya diproduksi juga film After Sunrise. Pengen tau kelanjutan cerita mereka....
Buat yang belum nonton, film ini sangat layak tonton!!!

Friday, September 25, 2009

The Prestige...Love It!!


Satu-satunya alasan awal kenapa aku nonton film ini karena ada Christian Bale hehehehe. Menurutku, ni orang total dalam perannya. Dia tau betul kapan harus mengorbankan diri sendiri  (termasuk menggemukkan badan or sebaliknya) demi peran yang dia mainkan. Dia juga nggak menjadi korban film Batman. Biasanya pemeran Batman lebih dikenal sebagai Batman dari pada dalam peran-peran yang lain.

Well...singkat cerita, jadi lah anak mudanya nonton film ini. Awalnya, bingung..."kok tiba-tiba ceritanya begini?", "kok tiba-tiba dah sampai Amerika aja?",  pokoknya banyak pertanyaan kok nya hehhehe (tapi waktu itu nggak cerita ke sito yang jadi kawan nonton anak mudanya, biar nggak keliatan kali bodohnya hehehehe). Tapi, walaupun bingung, suspens ketika menonton tetap terjaga, tetap penasaran...

Gara-gara penasaran ini, nggak cukup rasanya cuma nonton sekali karena dari awal cerita udah terselip petunjuk yang awalnya kurang diperhatikan (kalau pertama kali nonton cuma pengen tau jalan ceritanya, nonton kali sekiannya karena pengen liat every clue yang tak terperhatikan). Hal yang paling penting juga, karena endingnya nggak tertebak (ini  yang membedakan dengan banyak film Indonesia, tapi bukan  berarti nggak cinta film Indonesia ya...cuma mau kritis aja). Plus, film ini nggak cuma menjual sulap tapi juga menunjukkan bagaimana karakter manusia bisa menguntungkan atau sebaliknya merugikan dirinya sendiri..Cool....

Cerita film ini sendiri bersetting di Inggris (abad keberapa aku kurang tau, yang jelas di zaman itu perempuannya pake gaun yang modelnya mirip Little Missi lah hehehe). Bercerita tentang dua pesulap muda yaitu Alfred Borden (Bale) dan Robert Angier (Jackman) yang bersaing menjadi pesulap terbaik di zamannya. Awalnya keduanya menjadi asisten  pesulap (yang kerjanya berpura-pura menjadi penonton yang diajak ke panggung). Kalau yang aku lihat, karakter Borden disini lebih natural sebagai pesulap, pengamat yang baik dan selalu berpikir kalau pesulap itu harus selalu punya inovasi yang berbeda, sementara Angier di film ini  digambarkan sebagai seseorang yang not naturally born as magician, but a good learner.

Dalam sebuah show, Borden tidak sengaja membuat istri Angier (asisten pesulap juga) terbunuh dalam aksi sulap gara-gara Borden merubah pola ikatan pada istri Angier, Julia (tidak bisa dikatakan murni kesalahan Borden juga, karena hal ini disetujui oleh Julia)

Singkat cerita, Angier menaruh dendam pada Borden. Angier menonton show Borden, untuk selanjutnya melukai Borden. Borden sendiri tidak tinggal diam, ia balas melakukan hal yang sama dengan lebih telak. Begitu seterusnya (kalau pengen tau lebih jauh, tonton aja sendiri filmnya ya hahahaha)



Yang menarik dari film ini adalah trik-trik yang dilakukan oleh kedua belah pihak, terutama dari Borden yang selalu mampu membalas dengan cerdas. Intinya sih, film ini adalah film cerdas. Nggak perlu spesial effek, nggak perlu pula cerita yang mengharu biru. Ramuannya cuma jalan cerita yang penuh misteri, kemampuan menjaga suspens, penjabaran karakter manusia yang penuh intrik, dan CHRISTIAN BALE hahahahaha